{"id":2764,"date":"2025-03-01T21:37:41","date_gmt":"2025-03-01T14:37:41","guid":{"rendered":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/?p=2764"},"modified":"2025-03-02T12:49:54","modified_gmt":"2025-03-02T05:49:54","slug":"content-pillar-strategi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/content-pillar-strategi-adalah\/","title":{"rendered":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia pemasaran digital dan strategi konten,&nbsp;<strong>content pillar<\/strong>&nbsp;adalah konsep penting yang tidak boleh diabaikan. Content pillar membantu Anda membangun fondasi yang kuat untuk strategi konten Anda, memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan memiliki tujuan jelas dan saling terhubung. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam tentang apa itu content pillar, mengapa penting, dan bagaimana cara membuatnya dengan efektif.<\/p><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Content Pillar?<\/strong><\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Content pillar<\/strong>&nbsp;adalah konten inti yang menjadi pusat dari seluruh strategi konten Anda. Biasanya, content pillar berupa topik utama yang luas dan relevan dengan audiens Anda. Dari topik utama ini, Anda bisa mengembangkan subtopik atau konten turunan yang lebih spesifik.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh sederhana: Jika Anda memiliki blog tentang kesehatan, content pillar Anda bisa berupa &#8220;Gaya Hidup Sehat&#8221;. Dari topik ini, Anda bisa membuat konten turunan seperti &#8220;Manfaat Olahraga Rutin&#8221;, &#8220;Pola Makan Sehat&#8221;, atau &#8220;Tips Tidur Berkualitas&#8221;.<\/p><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Content Pillar Penting?<\/strong><\/h3><ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\"><li><strong>Meningkatkan Struktur Konten<\/strong>:<br>Dengan content pillar, konten Anda menjadi lebih terorganisir dan mudah diikuti oleh audiens.<\/li>\n\n<li><strong>Memperkuat SEO<\/strong>:<br>Konten yang terstruktur dengan baik akan lebih mudah diindeks oleh mesin pencari seperti Google, sehingga meningkatkan visibilitas Anda.<\/li>\n\n<li><strong>Membangun Otoritas<\/strong>:<br>Fokus pada satu topik utama membantu Anda menjadi ahli di bidang tersebut, yang pada akhirnya membangun kepercayaan audiens.<\/li>\n\n<li><strong>Memudahkan Proses Produksi Konten<\/strong>:<br>Dengan content pillar, Anda tidak perlu bingung mencari ide konten karena semuanya sudah terstruktur dengan jelas.<\/li>\n\n<li><strong>Meningkatkan Engagement<\/strong>:<br>Konten yang relevan dan saling terhubung akan membuat audiens lebih tertarik untuk menjelajahi lebih banyak konten Anda.<\/li><\/ol><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis Content Pillar<\/strong><\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa jenis content pillar yang bisa Anda gunakan, tergantung pada tujuan dan kebutuhan strategi konten Anda:<\/p><ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pillar Page<\/strong>:<br>Sebuah halaman utama yang membahas topik secara menyeluruh. Biasanya berupa artikel panjang atau panduan komprehensif.<\/li>\n\n<li><strong>Blog Series<\/strong>:<br>Serangkaian artikel yang membahas aspek berbeda dari satu topik utama.<\/li>\n\n<li><strong>Video Series<\/strong>:<br>Konten video yang terstruktur dengan topik utama dan subtopik yang saling terkait.<\/li>\n\n<li><strong>E-book atau Whitepaper<\/strong>:<br>Dokumen lengkap yang membahas topik utama secara mendalam.<\/li>\n\n<li><strong>Infografis<\/strong>:<br>Visualisasi data atau informasi yang berkaitan dengan topik utama.<\/li><\/ol><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Content Pillar yang Efektif<\/strong><\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat&nbsp;<strong>content pillar<\/strong>&nbsp;yang kuat dan terstruktur:<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tentukan Topik Utama<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Pilih topik yang relevan dengan bisnis atau minat audiens Anda. Pastikan topik ini cukup luas untuk bisa dikembangkan menjadi beberapa subtopik.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Lakukan Riset Keyword<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan tools seperti Google Keyword Planner, Ahrefs, atau SEMrush untuk menemukan kata kunci yang relevan dengan topik utama Anda.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Buat Struktur Konten<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi topik utama menjadi beberapa subtopik. Misalnya, jika topik utama Anda adalah &#8220;Digital Marketing&#8221;, subtopiknya bisa berupa &#8220;SEO&#8221;, &#8220;Content Marketing&#8221;, &#8220;Social Media Marketing&#8221;, dan sebagainya.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Buat Konten Inti (Pillar Content)<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Buat konten utama yang membahas topik secara menyeluruh. Konten ini harus informatif, mendalam, dan mencakup semua aspek penting dari topik tersebut.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Kembangkan Konten Turunan (Cluster Content)<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Buat konten-konten pendukung yang membahas subtopik secara lebih spesifik. Pastikan setiap konten turunan terhubung kembali ke konten inti.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Optimalkan untuk SEO<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan kata kunci yang relevan, internal linking, dan meta description yang menarik untuk meningkatkan performa SEO.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Promosikan Konten Anda<\/strong><\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Bagikan konten Anda melalui media sosial, email marketing, atau kolaborasi dengan influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas.<\/p><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Penerapan Content Pillar<\/strong><\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, Anda memiliki website tentang kecantikan. Berikut adalah contoh penerapan content pillar:<\/p><ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Topik Utama<\/strong>: Skincare Rutin<\/li>\n\n<li><strong>Subtopik<\/strong>:<ul class=\"wp-block-list\"><li>Cara Memilih Produk Skincare yang Tepat<\/li>\n\n<li>Manfaat Menggunakan Sunscreen Setiap Hari<\/li>\n\n<li>Tips Menghilangkan Jerawat dengan Cepat<\/li>\n\n<li>Perawatan Kulit untuk Musim Hujan<\/li><\/ul><\/li><\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Dari subtopik ini, Anda bisa membuat berbagai jenis konten seperti artikel blog, video tutorial, atau infografis.<\/p><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Content Pillar dalam Jangka Panjang<\/strong><\/h3><ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\"><li><strong>Meningkatkan Traffic Organik<\/strong>:<br>Konten yang terstruktur dan dioptimalkan dengan baik akan menarik lebih banyak pengunjung dari mesin pencari.<\/li>\n\n<li><strong>Membangun Loyalitas Audiens<\/strong>:<br>Konten yang relevan dan bermanfaat akan membuat audiens kembali ke website Anda.<\/li>\n\n<li><strong>Memudahkan Update Konten<\/strong>:<br>Dengan struktur yang jelas, Anda bisa dengan mudah menambahkan atau memperbarui konten sesuai perkembangan terbaru.<\/li>\n\n<li><strong>Meningkatkan Konversi<\/strong>:<br>Konten yang terarah dan informatif bisa mengarahkan audiens ke tindakan yang diinginkan, seperti pembelian atau pendaftaran.<\/li><\/ol><hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/><h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Content pillar<\/strong>&nbsp;adalah strategi dasar yang harus dimiliki oleh setiap pemasar konten atau pemilik website. Dengan membangun konten yang terstruktur dan saling terhubung, Anda tidak hanya meningkatkan visibilitas di mesin pencari, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens Anda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Mulailah dengan menentukan topik utama, lakukan riset, dan kembangkan konten Anda secara bertahap. Dengan konsistensi dan dedikasi, content pillar Anda akan menjadi fondasi yang kokoh untuk kesuksesan strategi konten Anda.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia pemasaran digital dan strategi konten,&nbsp;content pillar&nbsp;adalah konsep penting yang tidak boleh diabaikan. Content pillar membantu Anda membangun fondasi yang kuat untuk strategi konten Anda, memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan memiliki tujuan jelas dan saling terhubung. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam tentang apa itu content pillar, mengapa penting, dan bagaimana cara membuatnya [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":2798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"class_list":["post-2764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dunia-kerja"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/content-pillar-strategi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dunia pemasaran digital dan strategi konten,&nbsp;content pillar&nbsp;adalah konsep penting yang tidak boleh diabaikan. Content pillar membantu Anda membangun fondasi yang kuat untuk strategi konten Anda, memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan memiliki tujuan jelas dan saling terhubung. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam tentang apa itu content pillar, mengapa penting, dan bagaimana cara membuatnya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/content-pillar-strategi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Support Perempuan Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-01T14:37:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-02T05:49:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1883\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rachmadwipa Novandri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rachmadwipa Novandri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rachmadwipa Novandri\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/a0ea83b45a43ab7a22cafab30862fcb2\"},\"headline\":\"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur\",\"datePublished\":\"2025-03-01T14:37:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-02T05:49:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/\"},\"wordCount\":723,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp\",\"articleSection\":[\"Dunia Kerja\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/\",\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/\",\"name\":\"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp\",\"datePublished\":\"2025-03-01T14:37:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-02T05:49:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp\",\"width\":1883,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/\",\"name\":\"Support Perempuan Indonesia\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization\",\"name\":\"Support Perempuan Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-16.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-16.png\",\"width\":440,\"height\":280,\"caption\":\"Support Perempuan Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/a0ea83b45a43ab7a22cafab30862fcb2\",\"name\":\"Rachmadwipa Novandri\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c09d3a7a65d7ddb04978f4ea4d426eecca603d09939adcc535febbf05ebd10e6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c09d3a7a65d7ddb04978f4ea4d426eecca603d09939adcc535febbf05ebd10e6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rachmadwipa Novandri\"},\"url\":\"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/author\/novandri511\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/content-pillar-strategi-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia","og_description":"Dalam dunia pemasaran digital dan strategi konten,&nbsp;content pillar&nbsp;adalah konsep penting yang tidak boleh diabaikan. Content pillar membantu Anda membangun fondasi yang kuat untuk strategi konten Anda, memastikan bahwa setiap konten yang dihasilkan memiliki tujuan jelas dan saling terhubung. Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam tentang apa itu content pillar, mengapa penting, dan bagaimana cara membuatnya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/content-pillar-strategi-adalah\/","og_site_name":"Support Perempuan Indonesia","article_published_time":"2025-03-01T14:37:41+00:00","article_modified_time":"2025-03-02T05:49:54+00:00","og_image":[{"width":1883,"height":1200,"url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Rachmadwipa Novandri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rachmadwipa Novandri","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/"},"author":{"name":"Rachmadwipa Novandri","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/a0ea83b45a43ab7a22cafab30862fcb2"},"headline":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur","datePublished":"2025-03-01T14:37:41+00:00","dateModified":"2025-03-02T05:49:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/"},"wordCount":723,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp","articleSection":["Dunia Kerja"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/","url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/","name":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur - Support Perempuan Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp","datePublished":"2025-03-01T14:37:41+00:00","dateModified":"2025-03-02T05:49:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp","contentUrl":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pexels-tobias-dziuba-319638-907607_result.webp","width":1883,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/content-pillar-strategi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Content Pillar: Strategi Dasar untuk Membangun Konten yang Kuat dan Terstruktur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#website","url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/","name":"Support Perempuan Indonesia","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#organization","name":"Support Perempuan Indonesia","url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-16.png","contentUrl":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-16.png","width":440,"height":280,"caption":"Support Perempuan Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/a0ea83b45a43ab7a22cafab30862fcb2","name":"Rachmadwipa Novandri","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c09d3a7a65d7ddb04978f4ea4d426eecca603d09939adcc535febbf05ebd10e6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c09d3a7a65d7ddb04978f4ea4d426eecca603d09939adcc535febbf05ebd10e6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rachmadwipa Novandri"},"url":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/author\/novandri511\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2764"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2765,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2764\/revisions\/2765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/digitalqueen.digitalmama.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}